KETERTINGGALAN
Pada abad moderen ini banyak sekali hasil cipta karsa manusia yang canggih baik media cetak, inpormasi, dan lain-lain. Dengan adanya peralatan canggih ini dapat mempermudah dan memperlancar pekerjaan. Tetapi tidak semu orang bisa mempergunakannya, karena terbatas kemampuhan dalam mempergunakannya. Seperti halnya yang dialami oleh saya merasa bodoh tidak bisa mempergunakan computer, membuka intrnet, blog, email, dan lainnya,. Mungkin dulu sewaktu saya sekolah belum adanya pembelajaran tentang computer. Tetapi atas dorongan, kebutuhan, dan adanya tugas dari para dosen, terutama tugas yang diberikan oleh bapak, saya berusaha semaksimal mungkin untuk mengejar ketertinggalan dalam mempergunakan computer. Dengan adanya bingbingan dari teman-teman Alhamdulillah sedikit demi sedikit saya dapat memahaminya, tetapi tidak terlepas dari bingbingan yang lain.
Senin, 30 November 2009
Rabu, 25 November 2009
Uyuk Ismat alamsyah Tips kedua hari ke-2
KURANG SETUJU
Dua hari yang lalu saya melihat siaran berita di TV suwasta yang sedang menayangkan berbagai kejadian baik di dalam negri maupun di luar negri. Sebagian dari tayangan berita tersebut adalah menayangkan umat Islam dari berbagai penjuru dunia sedang melaksanakan ibadah haji di Saudi Arabiya. Dari sanalah kelihatan keseragaman umat Islam baik dari segi pakaian maupun tujuan, yaitu untuk mencari keridhawan Allah swt, walaupun berbeda bangsa, negara, bahasa, warna, suku, dan keturunan.
Tetapi dari tayang berita tersebut ada tayanga kejadian yang kurang setuju buat saya, di antaranya menyiarkan tayangan sebagian jama’ah haji Indonesia ada yang terlantar. Dengan ditayangkan kejadian itu bisa menimbulkan kekhawatiran, kecemasan, kegelisahan dan ketakutan bagi seluruh keluarga jama’ah haji Indonesia bahwa kejadian itu mengenai pihak keluarganya. Dan bisa mencontreng nama baik pengurus jama’ah haji baik di Indonesia maupuan di Saudi Arabiya, bahkan nama baik umat Islam diseluruh dunia.
Dua hari yang lalu saya melihat siaran berita di TV suwasta yang sedang menayangkan berbagai kejadian baik di dalam negri maupun di luar negri. Sebagian dari tayangan berita tersebut adalah menayangkan umat Islam dari berbagai penjuru dunia sedang melaksanakan ibadah haji di Saudi Arabiya. Dari sanalah kelihatan keseragaman umat Islam baik dari segi pakaian maupun tujuan, yaitu untuk mencari keridhawan Allah swt, walaupun berbeda bangsa, negara, bahasa, warna, suku, dan keturunan.
Tetapi dari tayang berita tersebut ada tayanga kejadian yang kurang setuju buat saya, di antaranya menyiarkan tayangan sebagian jama’ah haji Indonesia ada yang terlantar. Dengan ditayangkan kejadian itu bisa menimbulkan kekhawatiran, kecemasan, kegelisahan dan ketakutan bagi seluruh keluarga jama’ah haji Indonesia bahwa kejadian itu mengenai pihak keluarganya. Dan bisa mencontreng nama baik pengurus jama’ah haji baik di Indonesia maupuan di Saudi Arabiya, bahkan nama baik umat Islam diseluruh dunia.
Sabtu, 21 November 2009
Tugas 2
Setelah membaca dan menganalisis makalah tersebut yang berjudul "Gerakan Pemurnian Wahabi".Saya akan mencoba mengeritik baik dari segi isi, tulisan, maupun penuturan yang ditampilkan di dalam makalah tersebut. Misalnya dari segi isi
1. Banyak sekali kata-kata dan kalimat yang diulang-ulang dan tidak efektif/boros yang tidak
semestinya dicantumkam dalam makalah, seperti halnya dalam biografi dan gerakan pemurnian
wahabi.
2. Tidak ada kata pengantar, daftar isi, dan daftar pustaka.
3. Banyak menggunakan sarapan bahasa asing/tidak baku.
Dalam segi penulisan
1. Banyak kata-kata rancu yang tidak sesuai dengan "EYD" contohnya seperti:
hairan seharusnya heran
melacak seharusnya mengamati
jawatan seharusnya jabatan
kedua ibu,bapaknya seharusnya kedua orangtuanya
kedua-dua ulama seharusnya kedua ulama
mahupun seharusnya maupun dan masih banyak yang lainnya.
2. Di dalam penempatan paragraf banyak yang tidak tepat
Penuturan yang ditampilkan dalam makalah tersebut tidak sesuai dengan sebenarnya.
1. Banyak sekali kata-kata dan kalimat yang diulang-ulang dan tidak efektif/boros yang tidak
semestinya dicantumkam dalam makalah, seperti halnya dalam biografi dan gerakan pemurnian
wahabi.
2. Tidak ada kata pengantar, daftar isi, dan daftar pustaka.
3. Banyak menggunakan sarapan bahasa asing/tidak baku.
Dalam segi penulisan
1. Banyak kata-kata rancu yang tidak sesuai dengan "EYD" contohnya seperti:
hairan seharusnya heran
melacak seharusnya mengamati
jawatan seharusnya jabatan
kedua ibu,bapaknya seharusnya kedua orangtuanya
kedua-dua ulama seharusnya kedua ulama
mahupun seharusnya maupun dan masih banyak yang lainnya.
2. Di dalam penempatan paragraf banyak yang tidak tepat
Penuturan yang ditampilkan dalam makalah tersebut tidak sesuai dengan sebenarnya.
Senin, 26 Oktober 2009
Tugas 1
Kurang lebih sepuluh tahun yang lalu di kampung saya ada acara pawai kenaikan kelas. Temanku mengajak untuk ikut acara pawai, saya menyanggupi ajakan tersebut. Sebelum berangkat saya mengambil dulu topi yang sedang dijemur oleh ibu. Ibu menegurnya topinya jangan dipakai besok mau dipakai oleh bapakmu. Saya tidak menghiraukan perkataan ibu, terus saya berangkat dengan temanku mengendarai sepeda motor.
Ketika antrian panjang dijalan raya temanku mencoba masuk dari sebelah kanan, tiba-tiba dari arah berlawanan datang sebuah mobil, langsung saya mengucapkan Allahu Akbar benturanpun terjadi. Saya terpental ke atas mobil bak yang sedang membawa barang, terus jatuh kepinggir jalan. Tidak lama kemudian datang seorang nenek-nenek sambul membawa gayung, terus airnya disiramkan kepada saya. Alhamdulillah dengan pertolongan Allah saya cuman mengalami luka ringan. Sedangkan temanku menglami luka parah dibagian kaki, dan sepeda motor bagian depannya rusak. Sesudah kejadian tersebut saya meyadari mungkin ini sebabnya seorang anak yang tidak menghiraukan perkataan ibuya.
Inilah pengalaman saya.
Ketika antrian panjang dijalan raya temanku mencoba masuk dari sebelah kanan, tiba-tiba dari arah berlawanan datang sebuah mobil, langsung saya mengucapkan Allahu Akbar benturanpun terjadi. Saya terpental ke atas mobil bak yang sedang membawa barang, terus jatuh kepinggir jalan. Tidak lama kemudian datang seorang nenek-nenek sambul membawa gayung, terus airnya disiramkan kepada saya. Alhamdulillah dengan pertolongan Allah saya cuman mengalami luka ringan. Sedangkan temanku menglami luka parah dibagian kaki, dan sepeda motor bagian depannya rusak. Sesudah kejadian tersebut saya meyadari mungkin ini sebabnya seorang anak yang tidak menghiraukan perkataan ibuya.
Inilah pengalaman saya.
Langganan:
Postingan (Atom)
